Rabu, 05 Februari 2014

Bagaimana Meningkatkan Pendapatan Keluarga


SINGA MANGGALA Mg. III – IV April 1994


Sering kita temukan orang mengeluh. Alasannya bermacam-macam. Ada yang mengeluh karena naiknya harga bahan makanan, sebagian orang lagi mengatakan sulit mencari pekerjaan dan banyak lagi masalah yang dirasakan hingga makin hari makin menghimpit menambah beban rumah tangga. Ini merupakan salah satu penyebab menurunnya semangat belajar dikalangan para remaja saat ini.
Segala yang dikeluarkan oleh kebanyakan orang, secara selintas memang ada benarnya  kita tidak bias memungkiri bahwa harga semua keperluan hidup semakin membumbung tinggi, sampai saat ini belum ditemukan obat untuk penyakit pusing jenis ini. Jika keadaan ni tidak segera dicari jalan keluarnya , akan banyak penderita penyakit “stroke”.
Sebenarnya lowongan pekerjaan tersedia dimana-mana. Hanya orang-orang bermata jeli yang mampu menemukan peluang emas itu. Bumi Indonesia menyimpan kekayaan yang berlimpah siap untuk dimanfaatkan dalam kurun waktu yang tidak terbatas. Dunia industry juga tetap membuka peluang bagi orang-orang yang mempunyai keterampilan untuk dipekerjakan pada bidang-bidang yang diperlukan.
Untuk menembus kesulitan ekonomi sangat dianjurkan untuk memnuhi home economic atau ilmu kesejahteraan keluarga. Sebab home economic memberikan ketrampilan usaha kepada seseorang mulai dari skala usaha rumah tangga (skala kecil) sampai pada usaha yang berskala besar.
Memiliki suatu keterampilan sangat besar artinya karena kita dapat menciptakan sesuatu yang dapat mendatangkan uang. Apabila keterampilan itu dilandasi oleh daya imajinasi serta kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas selalu dapat menghasilkan ide-ide untuk menciptakan sesuatu yang baru. Unik dan menarik sehingga mendapatkan penghasilan yang lumayan.
Anak adalah tumpuan harapan stiap orang tua, orang tua yang bijaksana akan memilihkan pendidikan ang baik bagi putra-putrinya sehingga bermanfaat bagi masa depan mereka jika anda ingin putra-putri memiliki keahlian yang khusus atau mengharapkan agar putra-putri anda segera dapat memasuki dunia kerja maka pilihan yang paling tepat adalah pendidikan kejuruhan. Pendidikan kejuruhan itu banyak jenisnya dan sudah tentu disesuaikan dengan kemampuan dan bakat mereka.
Salah satu jenis pendidikan kejuruhan adalah SMKK atau sekolah menengah kesejahteraan keluarga. Bagi masyarakat Buleleng Bali, kiranya nama sekolah itu tidak asing lagi karena banyak lulusannya telah bekerja diberbagai tempat, baik bekerja sebagai pegawai negeri, karyawan, pegusaha maupun sebagai ibu rumah tangga yang produktif.
SMKK adalah sekolah yang mengajarkan berbagai keterampilan kepada para siswanya, meliputi keterampilan dalam bidang tata boga, tata busana, perhotelan dan pariwisata dan tata kecantikan. Para calon siswa boleh memilih  salah satu jurusan yang diminati sesuai dengan bakatnya.
SMKK terletak di Bakti Seraga sebuah tempat yang sangat strategis untuk tempat belajar SMKK merupakan salah satu sekolah menengah kejuruhan ang mendapat bantuan dari bank dunia. Mulai dari sasaran beruap gedung, alat-alat praktek sesuai dengan jurusandan guru-guru yang terlatih jurusannya yang dibuka sesai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha saat ini semua itu diharapkan dapa menghasilkan siswa lulusan yang terampil dan professional sehingga nantinya dapat bekerja pada instansi atau industry sesuai dengan keahlian dan keterampilan yang dimiliki, atau mereka dapat berwisata dengan jalan membka usaha beskla kecil ( home industry ) jika modal dan pengalaman kerja sudah memungkinkan merka dapat mengembangkan usahanya lebih besar lagi.
Untuk mendekatkan siswa pada dunia usaha selama masa pendidikan para siswa memperoleh kesempatan untuk mengkuti magang, aitu latihan keterampilan yang mereka peroleh di sekolah menjadi lebih mantap karena siswa dapat berpraktek secara langsung di lapangan setelah tamat mereka tidak akan merasa canggung untuk memaski dunia kerja karena mereka sudah pernah berlatih selama beberapa bulan di lapangan kerja tersebut.
Dalam upaya menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan professional dapat dilihat betapa pentingnya peranan keluarga ( orang tua ). Dunia pendidikan ( guru ) dan lingkungan ketiga unsure tersebut ikut ambil andil bagi terbentuknya generasi yang maju dan berkualitas sebagaimana yang diharapakan oleh pemerintah dalam PJP II hanya generasi yang demikianlah yang mampu membangun masa depan.
SMKK tidak hanya terbatas pada kaum wanita saja. Anak laki-laki pun bias menjadi siswa di sekolah itu yang penting anak itu berminat dan berbakat dan ingin memperoleh pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan pilihannya pada zaman ini banyak kita temukan ahli dalam bidang tata boga, ahli dalam tata rias, desainer dan kalangan pria disamping itu lapangan kerja seperti hotel, restoran , dan lapangan indusri lainya, memerlukan tenaga kerja laki-laki.
Semoga tulisan ini dapat member petunjuk pada orang tua dalam menentukan pendidikan putra-putrinya ( Hurijah Rubai )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar