|
|
Sering
kita temukan orang mengeluh. Alasannya bermacam-macam. Ada yang mengeluh karena
naiknya harga bahan makanan, sebagian orang lagi mengatakan sulit mencari
pekerjaan dan banyak lagi masalah yang dirasakan hingga makin hari makin
menghimpit menambah beban rumah tangga. Ini merupakan salah satu penyebab
menurunnya semangat belajar dikalangan para remaja saat ini.
Segala
yang dikeluarkan oleh kebanyakan orang, secara selintas memang ada
benarnya kita tidak bias memungkiri
bahwa harga semua keperluan hidup semakin membumbung tinggi, sampai saat ini
belum ditemukan obat untuk penyakit pusing jenis ini. Jika keadaan ni tidak
segera dicari jalan keluarnya , akan banyak penderita penyakit “stroke”.
Sebenarnya
lowongan pekerjaan tersedia dimana-mana. Hanya orang-orang bermata jeli yang
mampu menemukan peluang emas itu. Bumi Indonesia menyimpan kekayaan yang
berlimpah siap untuk dimanfaatkan dalam kurun waktu yang tidak terbatas. Dunia
industry juga tetap membuka peluang bagi orang-orang yang mempunyai
keterampilan untuk dipekerjakan pada bidang-bidang yang diperlukan.
Untuk
menembus kesulitan ekonomi sangat dianjurkan untuk memnuhi home economic atau
ilmu kesejahteraan keluarga. Sebab home economic memberikan ketrampilan usaha
kepada seseorang mulai dari skala usaha rumah tangga (skala kecil) sampai pada usaha yang berskala
besar.
Memiliki
suatu keterampilan sangat besar artinya karena kita dapat menciptakan sesuatu
yang dapat mendatangkan uang. Apabila keterampilan itu dilandasi oleh daya
imajinasi serta kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas selalu dapat
menghasilkan ide-ide untuk menciptakan sesuatu yang baru. Unik dan menarik
sehingga mendapatkan penghasilan yang lumayan.
Anak
adalah tumpuan harapan stiap orang tua, orang tua yang bijaksana akan
memilihkan pendidikan ang baik bagi putra-putrinya sehingga bermanfaat bagi
masa depan mereka jika anda ingin putra-putri memiliki keahlian yang khusus
atau mengharapkan agar putra-putri anda segera dapat memasuki dunia kerja maka
pilihan yang paling tepat adalah pendidikan kejuruhan. Pendidikan kejuruhan itu
banyak jenisnya dan sudah tentu disesuaikan dengan kemampuan dan bakat mereka.
Salah
satu jenis pendidikan kejuruhan adalah SMKK atau sekolah menengah kesejahteraan
keluarga. Bagi masyarakat Buleleng Bali, kiranya nama sekolah itu tidak asing lagi
karena banyak lulusannya telah bekerja diberbagai tempat, baik bekerja sebagai
pegawai negeri, karyawan, pegusaha maupun sebagai ibu rumah tangga yang
produktif.
SMKK
adalah sekolah yang mengajarkan berbagai keterampilan kepada para siswanya,
meliputi keterampilan dalam bidang tata boga, tata busana, perhotelan dan
pariwisata dan tata kecantikan. Para calon siswa boleh memilih salah satu jurusan yang diminati sesuai
dengan bakatnya.
SMKK
terletak di Bakti Seraga sebuah tempat yang sangat strategis untuk tempat
belajar SMKK merupakan salah satu sekolah menengah kejuruhan ang mendapat
bantuan dari bank dunia. Mulai dari sasaran beruap gedung, alat-alat praktek
sesuai dengan jurusandan guru-guru yang terlatih jurusannya yang dibuka sesai
dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha saat ini semua itu diharapkan dapa
menghasilkan siswa lulusan yang terampil dan professional sehingga nantinya dapat
bekerja pada instansi atau industry sesuai dengan keahlian dan keterampilan
yang dimiliki, atau mereka dapat berwisata dengan jalan membka usaha beskla
kecil ( home industry ) jika modal dan pengalaman kerja sudah memungkinkan
merka dapat mengembangkan usahanya lebih besar lagi.
Untuk
mendekatkan siswa pada dunia usaha selama masa pendidikan para siswa memperoleh
kesempatan untuk mengkuti magang, aitu latihan keterampilan yang mereka peroleh
di sekolah menjadi lebih mantap karena siswa dapat berpraktek secara langsung
di lapangan setelah tamat mereka tidak akan merasa canggung untuk memaski dunia
kerja karena mereka sudah pernah berlatih selama beberapa bulan di lapangan
kerja tersebut.
Dalam
upaya menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan professional dapat dilihat
betapa pentingnya peranan keluarga ( orang tua ). Dunia pendidikan ( guru ) dan
lingkungan ketiga unsure tersebut ikut ambil andil bagi terbentuknya generasi
yang maju dan berkualitas sebagaimana yang diharapakan oleh pemerintah dalam
PJP II hanya generasi yang demikianlah yang mampu membangun masa depan.
SMKK
tidak hanya terbatas pada kaum wanita saja. Anak laki-laki pun bias menjadi
siswa di sekolah itu yang penting anak itu berminat dan berbakat dan ingin
memperoleh pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan pilihannya pada zaman ini
banyak kita temukan ahli dalam bidang tata boga, ahli dalam tata rias, desainer
dan kalangan pria disamping itu lapangan kerja seperti hotel, restoran , dan
lapangan indusri lainya, memerlukan tenaga kerja laki-laki.
Semoga
tulisan ini dapat member petunjuk pada orang tua dalam menentukan pendidikan
putra-putrinya ( Hurijah Rubai )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar